Industri AS dan Jepang Diminta Tinggalkan China, Menperin: Kita Akan Lobi Mereka Masuk Indonesia

Oleh : Ridwan | Selasa, 19 Mei 2020 - 17:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemerintah Jepang dan Amerika Serikat (AS) meminta industrinya untuk hengkang dari China. 

Bahkan kedua negara tersebut menyiapkan insentif untuk industri yang keluar dari Negeri Tirai Bambu.

"Dua negara besar manufaktur, Jepang dan AS mengumumkan kebijakan insentif bagi perusahaan negara masing-masing untuk keluar dari China," ujarnya saat membuka Bimtek Aparatur Industri secara online, Selasa (19/5/2020).

Menurut Agus, ini merupakan peluang dan juga tantangan agar industri-industri dari kedua negara tersebut bisa pindah ke Indonesia. Jika mereka pindah ke Indonesia akan memberikan dampak bagi perekonomian. Salah satunya penyerapan tenaga kerja.

"Tapi ini kompetitor kita juga pasti mengincarnya, seperti India, Vietnam, Thailand, Malaysia. Mereka juga berharap industri tersebut pindah ke negaranya," katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat akan melobi perusahaan-perusahaan Jepang dan AS yang ada di China agar masuk ke Indonesia. Karena itu dia berharap pemda juga menangkap peluang ini.

"Ini agar kita tidak ketinggalan kereta," tutup Menperin.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →