Hari Raya Trisuci Waisak Umat Budha Bersatu Demi Kutuhan Bangsa

Oleh : Herry Barus | Rabu, 06 Mei 2020 - 13:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakata-Pada tahun ini penyelenggaraan Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak 2564 BE/2020,  jatuh pada tanggal 7 Mei 2020.  Hari Raya Trisuci Waisak adalah hari raya umat Buddha untuk memperingati hari lahir, pencapaian kesadaran dan moksya Sang Buddha.  Adapun tema yang diangkat dalam perayaan Hari Raya Trisuci Waisak kali ini adalah Dengan Kesadaran Dharma Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial Demi Keutuhan Bangsa.

Arief Harsono, selaku Ketua Umum Permabudhi, dalam sambutannya, Rabu (6/5/2020)  berharap penyelenggaraan Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak di tengah pandemi Covid-19 tidak mengurangi kualitas dari penghayatan dan pelaksanaan ajaran Buddha yang menjadi semangat dalam setiap perayaan Trisuci Waisak. “Meningkatkan kepedulian demi keutuhan bangsa adalah nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Buddha, jadi kita semua penting tetap semangat dan optimis Indonesia bisa melewati ini semua “ katanya.

Menteri Agama RI Bapak Fachrul Razi juga sangat mengapresiasi pilihan umat Buddha untuk menyelenggarakan Trisuci Waisak di rumah.  “Keberadaan dan kebenaran dharma yang anda yakini senantiasa dapat menjawab segala perkembangan dunia. Umat Buddha meyakini segala persoalan hanya dapat diatasi hanya jika kita punya tekad untuk percaya dan melaksanakan Dharma Buddha “ katanya.

Terkait dengan adanya pandemi Covid-19,  Permabudhi  mengadakan detik-detik  menjelang Trisuci Waisak secara virtual.  Sedangkan bhakti sosial diarahkan khusus pada pengadaan berbagai perlengkapan medis, seperti masker, hand sanitizer, face shield, APD (Alat Pelindung Diri), disinfektan dan lainnya, yang distribusinya mencapai sejumlah rumah sakit  dan komunitas tertentu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan bhakti sosial ini tentu telah memantuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, seperti jaga jarak, cuci tangan dan berkoordinasi langsung dengan pihak yang membutuhkan.  Permabudhi dalam melaksanakan aksi sosialnya dibantu oleh sejumlah Majelis-Majelis Buddha dan kampus serta berbagai lembaga swadaya masyarakat yang ada di daerah.

Sementara itu  mengenai pelaksanaan upacara ritual Trisuci Waisak tetap diselenggarakan di sejumlah vihara atau kuil melalui media online , sedangkan para umat mengikuti upacara dari rumah masing- masing.

 

Herry Barus Lihat semua artikel →