Dompet Dhuafa Jateng Bersama PBMT Bagikan 5.000 Paket Sembako

Oleh : Herry Barus | Kamis, 23 April 2020 - 12:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Semarang – Situasi Ramadhan tahun 2020 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya atau sepanjang perjalanan Ramadhan yang dilalui umat Muslim. Di tengah situasi pandemi virus corona, masyarakat diimbau untuk banyak berdiam diri di rumah, termasuk beribadah.

Menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini, ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), Dompet Dhuafa Jawa Tengah berkolaborasi bersama PBMT (Perhimpunan Baitul Maal wa Tamwil) Jateng membagikan paket sembako melalui program Bank Pangan di wilayah Jawa Tengah.

“Target pembagian sembako hingga akhir April ini sebanyak 10.000 paket. Kami berharap semakin banyak mitra dan juga donatur yang bergabung dalam rantai kebaikan bersama Cekal (Cegah Tangkal) Covid-19 ini. Begitu pula untuk bulan Mei mendatang saat Ramadhan, kami menargetkan untuk kembali menyalurkan sembako sejumlah 10.000 paket dengan jangkauan yang lebih luas lagi,” ungkap Satria Nova, selaku Pimpinan DD Jateng.

Hingga Rabu (22/4/2020) , Dompet Dhuafa Jawa Tengah sudah membagikan 5.759 paket sembako ke 19 Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah dengan mengajak kolaborasi 50 BMT yang sudah menjadi mitra DD Jateng. Program Pemberian sembako ini diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Jateng untuk membantu meringankan beban korban terdampak Covid-19 melalui pembagian paket sembako mulai dari Supir angkot, tukang ojek, tukang becak, pedagang kaki lima, buruh, tuna netra, janda dhuafa, dan masih banyak lagi masyarakat terdampak Covid-19 yang turut merasakan kebahagiaan melalui paket sembako ini. Tak hanya itu, pedagang kecil terbantu karena dagangannya laku terjual untuk dijadikan paket sembako.

Sementara ituPemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat bahwa jumlah pasien sembuh COVID-19 mengalami peningkatan menjadi 913 setelah ada penambahan sebanyak 71 orang. Jumlah tersebut semakin meninggalkan angka kematian pasien per hari ini Rabu (22/4/2020) sebanyak 635 setelah ada penambahan 19 orang.

Adapun Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 322, disusul Jawa Timur sebanyak 101, Jawa Barat 79, Sulawesi Selatan 75, Jawa Tengah 54, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 908 pasien.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

"Sebaran pasien sembuh yang terbanyak adalah di Jakarta 322 orang, Jawa Timur 101 orang, Sulawesi Selatan 75 orang, Jawa Barat 79 orang, Jawa Tengah 54 orang. Keseluruhan akumulasi di seluruh Provinsi adalah 913 pasien,"ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (21/4/2020).