PT. ANM Jasa Persada Bagikan Makanan Siap Saji ke Masyarakat
INDUSTRY.co.id - Jakarta- Penerapan social distancing dan physical distancing oleh pemerintah daerah DKI Jakarta dalam upaya menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar dari sisi ekonomi, baik dari pelaku usaha dan juga para pekerja, terutama pekerja harian.
Melihat hal tersebut, pimpinan PT. ANM Jasa Persada, Abram Mihardja mulai tanggal 15 April hingga 15 Mei akan membagikan makanan siap saji ke masyarakat yang terkena dampak, dan juga ke petugas yang yang menangani Covid-19.
"Hari ini kami membagikan makanan siap saji ke Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. Selain itu juga ke pengemudi transportasi on line yang kami temui di jalan," ujar Abram Mihardja, Selasa, (21/4/2020)
Makanan sehat siap saji ini, menurut Abram didukung oleh salah satu anggota keluarga yang mempunyai usaha kuliner Nasi Kentjoer Nj. Lily dan makanan tersebut terdiri dari nasi, telor, ikan asin dan ayam. Nasinya diolah secara khusus dengan bumbu-bumbu racikan kencur sehingga benar-benar membuat sehat dan bergizi.
"Ramuan ini merupakan warisan dari orang tua, dan saya ingin berbagi karena banyak orang mengalami kesulitan dikarenakan Covid 19 ini," jelas Abram.
"Dengan makan ini saya berharap banyak yang menjadi bertambah sehat," jelas Abram yang usahanya bergerak di bidang perdagangan office supply dan importir.
Ditambahkannya, Nasi Kentjoer ini menggunakan resep keluarga sejak tahun 1956 yang diwariskan secara turun temurun hingga ke keluarga besar.
"Belakangan ini orang banyak mencari jahe, kunyit, sereh, sehingga membuat saya ingat resep almarhum Bapak yang sering membuat nasi goreng kencur, dan sekarang saya coba untuk berbagi," ucap Abram.
Sementra itu Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mengungkapkan bahwa jumlah pasien sembuh COVID-19 kembali meningkat menjadi 842 setelah ada penambahan sebanyak 95 orang. Jumlah tersebut semakin melampaui angka kematian pasien per hari ini Senin (20/4) sebanyak 616 setelah ada penambahan 26 orang.
Adapun Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 286, disusul Jawa Timur sebanyak 100, Jawa Barat 75, Sulawesi Selatan 73, Jawa Tengah 51, Bali 42 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 842 pasien.
Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.
"Jika kita perhatikan sebaran pasien sembuh, di DKI sudah ada 286 orang dinyatakan sembuh. Tentunya dengan krtieria klinis, membaik, tidak ada keluhan serta pemeriksaan laboratioriun sudah dinyatakan dua kali pemeriksaan negatif," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (21/4/2020).