2016, META Catat Laba Bersih Rp220 Miliar

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 03 April 2017 - 10:46 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), emiten yang bertindak sebagai investor dan operator infrastruktur swasta terdepan di Indonesia, pada 2016 mencatat laba bersih Rp220,02 miliar, naik 4,26% dibanding realisasi 2015 sebesar Rp131,10 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut didukung oleh peningkatan laba usahanya dari Rp262,74 miliar menjadi Rp353,96 miliar seiring dengan peningkatan pendapatan dan penjualan META sekitar 60% dari Rp618,21 miliar pada 2015 menjadi Rp986,83 miliar pada 2016. Disamping itu, asetnya tumbuh 14% menjadi Rp5,52 triliun pada 2016.

META dari bisnis jalan tol, melalui anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN), memperoleh kontribusi pendapatan Rp385,73 miliar atau sebesar 56% dari pendapatan konsolidasi perseroan. Bisnis menara telekomunikasi mengkontribusikan pendapatan sebesar Rp263,81 miliar atau sekitar 38%. Sementara itu, META di bisnis pengelolaan air bersih memperoleh pendapatan Rp37,24 miliar.

“Manajemen META sangat bersyukur telah berhasil mempertahankan pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi yang sangat ketat pada 2016. Untuk menjadi perusahaan infrastruktur terkemuka di Indonesia, kami mewujudkan komitmen untuk terus bertumbuh dan melakukan penguatan fundamental bisnis Perseroan. Peningkatan kinerja, inovasi teknologi dan kontribusi unit-unit usaha menjadi bukti bahwa strategi yang kami lakukan sudah berada di jalur yang tepat,” papar Danni Hasan, Direktur META, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/03/2017).

Lebih lanjut, Danni mengemukakan, META akan terus melakukan inovasi dan melihat peluang bisnis yang ada. Hal itu dilakukan melalui partisipasi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur di beberapa “smart city” di Indonesia, seperti membangun “connectivity” yang bermanfaat bagi penduduk di kota-kota tersebut.

Earnings Before Interests, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) perseroan naik 32% dari Rp330,20 miliar pada 2015 menjadi Rp436,38 Miliar pada 2016. Kinerja positif META tercermin pada Return On Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) yaitu masing-masing meningkat menjadi 5,51% dan Rp9,73 pada 2016.***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →