Badai PHK Selimuti RI, Luhut: Pemerintah Bukan Superman

Oleh : Ridwan | Rabu, 15 April 2020 - 06:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tsunami Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK mulai menghantam dunia usaha di Indonesia. Terlebih lagi dengan mewabahnya virus Corona yang membuat pergerakan ekonomi makin melambat.

Menanggapi hal itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tidak tinggal diam. Sejauh ini menurut Luhut, pemerintah sudah meminta masukan dari berbagai pihak.

Luhut menyebut masyarakat juga harus sabar, menurutnya pemerintah bukan Superman. Yang jelas dunia usaha pasti akan ditolong, pasalnya tanpa dunia usaha bagaiamana negara bisa mendapat pajak.

"Kita terima masukan, jangan dipikir pemerintah itu Superman, kan ada angle lain. Bagaimana pemerintah atasi? Ya kita lakukan, misal di pariwisata itu tidak mungkin bangkit kalau tanpa pemerintah, kalau mereka tidak bangkit nanti tidak ada pajak, itu siklus," tegas Luhut, lewat video conference bersama wartawan (14/4/2020).

Luhut kembali menegaskan pemerintah tentu akan membantu dunia usaha di tengah pandemi corona. Pamerintah sedang menghitung dengan cermat bagaimana cara menolong dunia usaha agar selamat.

"Kita kasih kompensasi apa. Sedang dihitung dengan cermat angka-angka itu. Saya pikir sekarang kerjasama semua antara BI dengan Kemenkeu OJK saya kira bagus," kata Luhut.

Dia juga bicara bahwa hal seperti ini bukan cuma terjadi di Indonesia. Pekerja seluruh dunia juga waswas kena PHK karena dunia usaha tunduk dihantam Corona.

"Gelombang PHK pasti terjadi bukan hanya di kita tapi dunia. Semua dunia juga begitu. Karena ini belum pernah ada dalam sejarah umat manusia di era modern ini terjadi seperti ini jadi semua harus kerjasama bahu membahu," ujar Luhut. (detik.com)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →