IHSG Kamis Dibuka Turun 11 Poin ke 5.581

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 30 Maret 2017 - 10:44 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka turun 11 poin, atau 0,2%, ke posisi 5.581,96 pada sesi pertama perdagangan Kamis (30/03/2017) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di level 5.592,51.

Total nilai perdagangan di sesi pembukaan hari ini tercatat sebesar Rp161 miliar dengan volume transaksi sebanyak 341 juta unit saham. Sementara itu, investor asing mencatat aksi beli bersih saham (net buying) sebesar Rp6 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 25 juta unit saham.

Sebanyak 400 saham mengalami penurunan harga dan hanya 96 saham yang harganya meningkat. Sementara itu ada 83 saham yang harganya stagnan serta 362 saham yang belum ditransaksikan.

Enam dari 10 indeks sektoral di BEI mengalami penurunan. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 1,17%, atau 17,36 poin, ke posisi 1.466. Kemudian diikuti oleh indeks sektor manufaktur dan sektor keuangan yang masing-masing tergerus 0,38% dan 0,35%. Sedangkan indeks sektor pertambangan dan sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu masing-masing sebesar 0,29%.

Saham-saham LQ45 yang harganya naik dan menjadi top gainers pada sesi pembukaan pagi ini adalah saham PT Hanson International Tbk (MYRX) yang harganya naik Rp6, atau 4,4%, menjadi Rp142 per unit, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya meningkat Rp6, atau 1,8%, menjadi Rp338 per unit dan saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang harganya terangkat Rp200, atau 1,6%, menjadi Rp12.450 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang harganya turun dan menjadi top losers adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya turun Rp250, atau 1,9%, menjadi Rp13.075 per unit, saham PT Astra International Indonesia Tbk (ASII) yang harganya tergerus Rp150, atau 1,7%, menjadi Rp8.575 per unit dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang harganya susut Rp150, atau 1,2%, menjadi Rp12.675 per unit.***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →