Bawang Bombai Langka di Pasar, Pedagang: Naik Gila-Gilaan Kalah Harga Daging

Oleh : Candra Mata | Kamis, 12 Maret 2020 - 09:02 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Bawang bombai menjadi komoditas paling langka sepekan belakangan ini. Kalaupun ada,  harga bawang dipasar yang dulunya per kilogram (Kg) hanya seharga Rp.50 ribu kini melonjak hingga 4 kali lipat atau hampir senilai Rp.200 ribu per kg. 

"Naik gila-gilaan harganya, kalah harga daging sekilo," ucap Yudistira salah satu pedagang di Pasar tradisional di Bintaro, Jakarta Selatan (12/3).

"Udah mahal banget, barangnya (bawang bombai-red) susah didapat," tambahnya. 

Sementara itu, terkait menekan harga dan menjaga pasokan bawang bombai yang langka stoknya di pasar-pasar,  pihak Kementerian Perdagangan telah menerbitkan  izin impor bawang bombai. 

"Kita sudah keluarkan izin untuk impor bawang bombai karena baru masuk RIPH-nya, sehingga langsung kita proses," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, di Jakarta kemarin Rabu (11/3).

Meski begitu, jelas Mendag mengatakan pasar tidak langsung akan dibanjiri bawang bombai. 

"Impor butuh waktu untuk prosesnya, tidak langsung keluar, tapi pada prinsipnya udah ada yang dikeluarkan," ungkap Agus.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →