IHSG Rontok di Atas 2 Persen, Di mana BEI?

Oleh : Wiyanto | Jumat, 28 Februari 2020 - 09:51 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - BEI memiliki protokol krisis yang akan digunakan apabila penurunan IHSG semakin berat. IHSG terkoreksi hingga 2,63% ke level 5.539,38, pada perdagangan sesi I, Kamis (27/2/2020).

Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo, menjelaskanmelakukan pemantauan di tengah penurunan indeks di atas 2%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Ini merupakan level terendah sejak 16 Maret 2017, dimana saat itu posisi IHSG berada di 5.518,24.

"Kami akan melakukan pengawasan intens dan diskusi dengan pihak otoritas.Penurunan yang lebih dari 5% sudah mulai masuk protokol krisis," katanya di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Menurut dia, belum ada kebijakan auto hold. Itu bisa saja dilakukannya jika menyentuh 10 persen.

"Karena masih di bawah 5 persen, IHSG masih dipantau dan itu belum masuk protokol krisis," katanya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →