Kemenperin Rangkul Generasi Muda Tumbuhkan IKM Alas Kaki

Oleh : Ridwan | Kamis, 23 Maret 2017 - 12:17 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Direktorat Jenderal IKM, Kementerian Perindustrian melalui Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) akan menggelar Indonesian Footwear Creative Competition (IFCC) tahun 2017.

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan, ini merupakan salah satu upaya kami dalam peningkatan standard kompetensi dan penumbuhan wirausaha di sektor IKM alas kaki dalam negeri.

"Target dan sasaran kami adalah generasi muda, karena generasi ini memiliki peluang dan potensi jangka panjang" ungkap Gati saat acara temu pelanggan BPIPI di Tangerang (22/3/2017).

Seperti diketahui pada tahun 2025, populasi Indonesia akan didominasi oleh mereka yang berusia 20-39 tahun.

Selain itu, generasi muda mempunyai karakteristik yang unik, sehingga dibutuhkan pendekatan yang kreatif untuk menciptakan ketertarikan pada pembuatan produk alas kaki.

Kompetisi ini akan melombakan dengan paket 3in1, yaitu desain, fotografi, dan videografi. Dengan total hadiah yang disiapkan sebesar Rp120 juta.  

"Kami melihat ketiga bidang tersebut merupakan kecenderungan, tren, hobi dan perkembangan teknologi yang saat ini dan akan dikuasai oleh generasi muda" tambahnya.

Gati juga berharap melalui IFCC ini dapat mengenalkan lebih dekat tentang produk alas kaki kepada generasi muda, selain sebagai bagian dari perkembangan mode, juga bisa menjadi rencana bisnis yang menjanjikan sehingga akan tumbuh pelaku industri kreatif sektor alas kaki.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →