Maskapai Penerbangan ini Klaim Paling Tepat Waktu dan Nomor Delapan di Dunia

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 16 Januari 2020 - 11:21 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Jetstar Asia mempertahankan predikatnya sebagai maskapai paling tepat waktu, baik full-service carriers maupun LCC (Low Cost Carrier) di Singapura selama tiga tahun berturut-turut. Tak hanya itu, Jetstar juga berhasil mempertahankan predikatnya sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah tepat waktu kedua di Asia Pasifik.

Konsultan data maskapai OAG Punctuality League Tahunan juga menobatkan Jetstar Asia sebagai maskapai penerbangan paling tepat waktu peringkat ke delapan di dunia, dimana Jetstar mampu  naik empat peringkat dari tahun lalu.

CEO Jetstar Asia Bara Pasupathi mengatakan ketepatan waktu adalah fokus utama Jetstar dan hal ini menjadi salah satu alasan mengapa wisatawan memilih maskapai.

“Memasuki tahun ke-15 kami beroperasi, kami merasa bangga dapat terus memenuhi komitmen kami kepada pelanggan, dan memberikan pelayanan yang aman dan tepat waktu,” ungkap Pasupathi.

"Tim kami berfokus untuk memastikan bahwa Jetstar Asia secara konsisten memberikan pengalaman yang sangat baik bagi pelanggan dimana pelayanan tepat waktu merupakan ukuran utama dari kesuksesan tersebut."

Peringkat OAG didasarkan pada 57,7 juta catatan penerbangan yang menggunakan data setahun penuh selama 2019 untuk maskapai dan bandara terbesar di dunia. Tepat waktu didefinisikan sebagai penerbangan yang tiba dan berangkat dalam waktu 15 menit dari waktu yang dijadwalkan.

Jetstar Asia pertama kali beroperasi pada bulan Desember 2004. Jetstar Asia saat ini telah mengoperasikan lebih dari 600 penerbangan ke 24 tujuan di 13 negara dan wilayah di kawasan Asia-Pasifik.

 

 

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →