Kemenperin Bakal Gandeng BRI Salurkan KUR bagi IKM

Oleh : Ridwan | Minggu, 17 November 2019 - 08:41 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) terus mendukung pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), salah satunya dengan mempermudah akses permodalan bagi mereka.

Direktur Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memperkuat dan membantu penyaluran KUR.

"Kemarin kan pemerintah sudah turunkan bunga KUR jadi 6 persen, ini potensial banget untuk mereka. Kami juga sudah bicara dengan BRI, untuk skemanya memang masih digodok," kata Gati di Jakarta (16/11).

Namun, salah satu bentuk kerja sama yang pasti, lanjut Gati, terkait dengan penyediaan data pelaku usaha yang bakal mengakses KUR. Dengan demikian data yang diterima perbankan terkait pelaku usaha yang akan melakukan kredit dipastikan valid.

"Misalnya pihak perbankan kalau menyalurkan ke UKM A, dia (bank) bisa tanya pada kita. Ini benar tidak sih nih orang. Kita lagi susun datanya UKM yang menengah," tandasnya.

Dijelaskan Dirjen IKMA, pihaknya telah menetapkan 40 IKM fesyen muslim yang merupakan finalis program Modest Fashion Project (MOFP) sebagai pilot project untuk menyaluran KUR. 

"Jadi, 40 IKM ini kita jadikan pilot project bahwa kalau pemerintah bantu mereka akan jadi," ungkap Gati.

Sebagai informasi, pemerintah sepakat untuk menurunkan suku bunga KUR menjadi 6 persen per Januari 2020. Suku bunga ini turun dari tahun ini yang dipatok 7 persen.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →