WSBP Raih Kontrak Proyek Pengaman Pantai di Singapura Sebesar Rp 217,5 Miliar

Oleh : Kormen Barus | Senin, 04 November 2019 - 06:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan penandatangan kerja sama untuk menyuplai proyek pengaman pantai di Pulau Tuas, Singapura. Ini merupakan kerja sama WSBP dengan perusahaan Semut Tama Langgeng PTE Ltd, di mana pemilik proyek tersebut adalah Temasek. Dengan adanya kerja sama ini, WSBP berhasil mencatatkan nilai kontrak sebesar Rp 217,5 miliar.

“Melalui produk tetrapod ini, kami akan melakukan ekspansi ke luar negeri,” ujar Agus Wantoro, Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk. Adapun spesifikasi produk tetrapod yang akan disuplai yaitu ukuran: L=1,32m ; H=1,21m; Cement type V, K350. 

 Perusahaan menargetkan proyek ini akan selesai pada awal tahun 2020. “Ke depannya tetrapod juga akan ditargetkan untuk disuplai pada proyek pengaman pantai di seluruh Indonesia,” katanya. 

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terbentuk resmi sebagai entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) pada 7 Oktober 2014. WSBP adalah perusahaan produksi beton precast dan ready mix dengan kapasitas produksi saat ini terbesar di Indonesia. Perseroan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 September 2016. 

 Kinerja WSBP juga didukung dengan 3 (tiga) sertifikasi sistem manajemen terintegrasi pada tahun 2017 yaitu ISO 9001: 2015 terkait Quality Management System, 14001:2015 mengenai

Environment Management System, dan OHSAS 18001:2007 mengenai Occupational, Health and Safety Management System sebagai suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen  Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →