IHSG Terus Alami Kenaikan pada Sesi Pertama Perdagangan Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 13 Maret 2017 - 10:57 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Setelah dibuka menguat tadi pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melanjutkan kenaikannya. Hingga pukul 10:24 WIB, IHSG berada di posisi 5.393, 59. Sepanjang 90 menit setelah pembukaan, IHSG bergerak pada rentang 5.386,34 hingga 5.397,61.

Sepanjang 90 menit setelah pembukaan, enam dari 10 indeks sektoral di BEI terlihat menghijau. Indeks sektoral yang mengalami kenaikan terbesar adalah sektor aneka industri sebesar 0,51% disusul oleh sektor industri dasar sebesar 0,31%. Adapun indeks sektoral yang mengalami penurunan terbesar adalah sektor pertanian yang turun sebesar 0,45%.

Hingga pukul 10:24 WIB, total nilai transaksi BEI tercatat sebesar Rp1,416 triliun dengan volume transaksi sebanyak 3,352 miliar unit saham. Investor asing mencatat pembelian saham bersih (net buying) sebesar Rp68 miliar dengan volume transaksi sebanyak 17 juta unit saham.

Saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham-saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya naik Rp6, atau 2%, menjadi Rp304 per unit, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang harganya terangkat Rp30, atau 1,3%, menjadi Rp2.280 per unit dan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang harganya meningkat Rp75, atau 1,2%, menjadi Rp6.200 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham-saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang harganya tergerus Rp25, atau 1,8%, menjadi Rp1.335 per unit, saham PT MNC Media Nusantara Tbk (MNCN) yang susut Rp30, atau 1,7%, menjadi Rp1.705 per unit dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang harganya turun Rp50, atau 1,6%, menjadi Rp3.100 per unit.***

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →