Marketing Sales Bumi Serpong Damai Ditargetkan Rp6,2 Triliun pada 2019

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 23 Mei 2019 - 18:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Tangerang - Manajemen PT Bumi Serpong Tbk (BSDE) menargetkan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp6,2 triliun pada 2019. Sekitar 56% dari target tersebut berasal dari penjualan residensial dan 44% dari penjualan berbagai produk properti. Per Maret 2019, perseroan telah merealisasikan marketing sales tersebut sebesar 25% atau sekitar Rp1,6 triliun.

Hermawan Wijaya, Direktur BSDE, menuturkan, perseroan pada tahun ini akan melanjutkan penjualan residensial dan penjualan produk-produk properti yang ada. Manajemen perseroan tidak memasarkan produk-produk properti dan residensial yang baru pada tahun ini karena masih belum memulai proyek-proyek baru.

“Kami akan terus melakukan penjualan produk-produk yang sudah ada pada tahun ini karena kondisi pertumbuhan perekonomian domestik dan daya beli yang membaik,” ujar Hermawan dalam acara paparan publik di ICE Serpong, Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (23/05/2019).

Meski demikian, menurut Hermawan, manajemen BSDE akan tetap melanjutkan ekspansi usaha pada tahun ini seiring dengan membaiknya industri sektor properti. Karena itu, manajemen perseroan mengalokasikan investasi berupa belanja barang modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp3 triliun untuk tahun ini.

“Capex tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan lahan cadangan perseroan serta mendorong pertumbuhan recurring income, terutama untuk pembangunan gedung-gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di Jabotabek,” papar Hermawan.

Hermawan menegaskan, perseroan sepanjang Januari-Maret 2019 telah merealisasikan capex tersebut sebesar Rp500 miliar. Perseroan saat ini sedang dalam kondisi fundamental yang kuat dan siap melakukan ekspansi dan menjaga kinerja positif yan telah dicapai hingga kini. Per Maret 2019, laba bersih perseroan naik 52% menjadi Rp618 miliar. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →