Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Proyek PP Urban di Serpong

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 02 Mei 2019 - 22:32 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri, mengunjungi proyek hunian vertikal Urbantown yang berlokasi di Serpong, Provinsi Banten, Selasa (30/04/2019). Proyek yang dikembangkan oleh PT PP Urban, anak usaha PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) tersebut, merupakan proyek URBAN Development yang difokuskan untuk pemberdayaan hunian bagi buruh dan pekerja.

Proyek yang mengusung konsep Quality Affordable Living tersebut dinamakan proyek Urbantown Serpong. Kini proyek tersebut sedang memasuki tahap pembangunan tower kedua. Adapun tower pertama Urbantown Serpong telah selesai dibangung dan kini masuk tahap penyelesaian dan akan diserahterimakan pada semester kedua 2019.

Proyek Urbantown Serpong merupakan proyek awal (pilot project) di lini bisnis Urban Development PT PP Urban. Proyek tersebut berlokasi di pusat Kawasan Serpong, sekitar kurang dua kilometer dari Kantor Walikota Tangerang Selatan.

Proyek itu diapit oleh dua stasiun kereta listrik (commuter line), yakni Stasiun Rawa Buntu dan Sudimara. Selain itu, lokasi proyek tersebut juga berdekatan dengan akses rencana Jalan Tol Serpong-Cinere dan Cinere-Jagorawi yang terhubung dengan Tol Depok-Antasari.

Proyek Urbantown Serpong memiliki lokasi dan aksesibilitas yang premium. Proyek itu dilengkapi dengan fasilitas shuttle bus dari dan ke stasiunn terdekat serta fasilitas Entrepreneurship Centre, yaitu Urban Bizhub. Di samping itu, proyek tersebut menjadi lebih istimewa karena status kepemilikannya SHM di atas SHGB Murni.

“Kami selalu mengusung konsep Quality Affordable Living di setiap proyek URBAN Development,” ujar Andi Gani Nena Wea, Komisaris Utama PTPP.

PT PP Urban selalu memberikan kualitas optimal dengan harga yang terjangkau untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah termasuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Urbantown Serpong merupakan hunian vertikal dengan harga terjangkau dan diterima pasar dengan sangat baik.

Itu terlihat, 85% dari proyek tersebut hingga kini telah diserap pasar. Tower kedua Urbantown Serpong yang terdiri dari 1.096 unit di dalamnya dan sedang memasuki tahap konstruksi juga akan dipasarkan untuk para pekerja dengan fasilitas pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

“Para pekerja dengan pendapatan terbatas, kini punya kesempatan untuk memiliki hunian sendiri. Dengan FLPP, Urbantown Serpong dipasarkan mulai dari Rp191,5 juta untuk tipe studio seluas 22,80 meter persegi,” papar Andi Gani.

Urbantown Serpong dipasarkan dalam beberapa tipe unit, tipe studio dengan luas mulai dari 22 meter persegi, tipe one bedroom dengan luas 33 meter persegi, dan tipe two bedrooms seluas 36 meter persegi.

Selain menawarkan hunian vertikal berkualitas dengan harga terjangkau, Urbantown juga concern dengan pemberdayaan para penghuninya. Ide pengembangan fasilitas URBAN Bizhub ini adalah konsep pemanfaatan bangkitan ekonomi kawasan, sharing economy dan kolaborasi.

Biasanya satu kawasan hunian akan membangkitkan ekonomi lingkungan di sekitarnya. URBAN Bizhub melihat hal itu sebagai peluang. Kebangkitan ekonomi tersebut dimanfaatkan untuk menyejahterakan penghuni dengan konsep sharing economy dan digital entrepreneurship dimana seluruh penghuni akan menjadi captive market yang potensial untuk memulai wirausaha yang dilakukan oleh penghuni itu sendiri.

“Ke depan, kami juga merancang komunitas entrepreneur penghuni yang mampu mengembangkan perekonomian kawasan Urbantown, sehingga pasar di luar kawasan juga terserap ke dalam. Ini dimulai dengan kolaborasi antar penghuni untuk saling memberikan manfaat satu sama lain,” jelas Andi Gani.

Konsep digital entrepreneurship melalui fasilitas URBAN Bizhub dirancang khusus untuk memberikan kemudahan untuk berwirausaha yang sekarang menjadi tren dan minat bagi generasi millennial yang justru paling banyak membutuhkan hunian yang terjangkau.

URBAN Bizhub juga akan menjadi pusat kewirausahaan dengan fasilitas creativepreneur mentoring seminar dan pendampingan hingga kerjasama fasilitas pembiayaan terpadu. Konsep ini akan meningkatkan kemampuan keuangan para pekerja dan milenal yang kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membayar cicilan kepemilikan hunian.

Tahap pengembangannya direncanakan akan mencapai titik mature dalam tiga tahun ke depan. URBAN Bizhub dirancang untuk dapat meningkatkan pendapatan para penggunanya hingga mencapai Rp2,5 juta per bulan, hanya dengan memanfaatkan aplikasi U-Sharing dari URBAN Bizhub.

“Peningkatan produktivitas penghuni yang potensial dan kreatif adalah salah satu kunci penting Urban Bizhub. Penghuni Urbantown nantinya akan mampu bertransaksi jual-beli atau sewa-menyewa dengan praktis. Ini yang kami sebut sebagai pemberdayaan komunitas di kawasan hunian mandiri,” pungkas Andi Gani optimis.

Di samping mengembangkan proyek Urbantown Serpong, PT PP Urban juga menjalankan bisnisnya di bidang konstruksi dan pembuatan beton cetak (precast). (Abraham Sihombing)