XL Axiata dan Tiphone Mobile Catatkan Obligasi dan Sukuk pada Pekan Lalu

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 11 Februari 2019 - 08:54 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mulai mencatat Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap II/2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap II/2019 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (08/02/2019).

Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap II/2019 yang dicatat di BEI tersebut bernilai nominal Rp634 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II XL Axiata Tahap II/2019 bernilai nominal Rp640 miliar.

Selain itu, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) pada hari yang sama juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I/2019 sebesar Rp53 miliar di BEI. Obligasi tersebut memiliki tingkat bunga tetap 11,5 persen per tahun dengan tenor selama 370 hari kalenter sejak tanggal emisi.

Dengan demikian, total emisi obligai dan sukuk yang tercatat di BEI sepanjang 2019 ini mencapai sembilan emisi yang berasal dari tujuh emiten bernilai total Rp4,11 triliun. Dengan adanya kedua pencatatan emisi obligasi dan sukuk tersebut, maka total nilai emisi obligasi dan Sukuk di BEI berjumlah 387 emisi yang berasal dari 117 emiten dengan nilai total Rp413,67 triliun dan US$47,5 juta.

Sementara itu, total Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 100 seri dengan nilai nominal Rp2430,01 Triliun dan USD400 juta. Sedangkan total Efek Beragun Aset (EBA) yang terdaftar di BEI hingga kini mencapai 11 emisi bernilai total Rp9,55 Triliun. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →