Perundingan IE-CEPA Selesai, Kemenperin: Ekspor Produk IKM Makin Besar

Oleh : Ridwan | Rabu, 19 Desember 2018 - 12:30 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah RI telah menyekesaikan perundingan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-European Free Trade Association/EFTA (IE-CEPA) di Sekretariat EFTA, Jenewa, Swiss. 

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Menteri Negara EFTA, yang terdiri dari Swiss, Liechtenstein, Islandia, dan Norwegia.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, dengan diselesaikannya perudingan ini akan semakin memperbesar porsi ekspor Indonesia ke Eropa khusunya produk-produk IKM. 

"Peluang nya sangat besar, ekspor craft kita ke Eropa kan besar sekali, jadi kalau sudah dibuka bagus lah," kata Gati di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Ditambahkan Gati, untuk ekspor produk-produk IKM ke Eropa tidak terlalu banyak, hanya craft saja. Sedangkan untuk perhiasan dan logam masih sedikit. 

"Kalau bea masuk nya sudah dibuka, lebih bagus lagi," terang Gati. 

Gati mencontohkan, saat kemarin bea masuk perhiasan dikenakan 5 persen, pasar perhiasan Indonesia di Dubai langsung mengalami penurunan yang cukup signifikan. 

"Jadi kalau dibuka itu lebih enak lagi, potensinya justru besar karena Eropa kan sudah mulai bangkit juga," tutup Gati. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →