Lewat PUPS, Mega Perintis Raih Modal Tambahan Rp58,71 Miliar

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 12 Desember 2018 - 15:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Mega Perintis Tbk (ZONE) meraih modal tambahan sebesar Rp58,71 miliar melalui Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. PT Mega Perintis Tbk adalah perusahaan ke-56 yang secara resmi mencatatkan dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.

Dalam PUPS tersebut, manajemen perseroan menawarkan sebanyak 197 juta unit saham kepada investor publik seharga Rp298 per unit. Total saham yang ditawarkan itu mencapai sekitar 24,72 persen dari modal disetor dan ditempatkan.

Direktur Utama ZONE, FX Afat Adinata Nursalim, mengemukakan, sekitar 43 persen dari tambahan modal yang diperoleh lewat PUPS itu akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja, sebesar 31 persen untuk membiayai penambahan jumlah gerai baru dan 26 persen akan digunakan untuk melunasi utang perseroan ke salah satu institusi perbankan.

“Karena itu, langkah masuk ke BEI melalui PUPS adalah strategi untuk meningkatkan kapasitas pendanaan perseroan dan tata kelola yang lebih baik lagi,” ujar Afat ketika memberikan kata sambutan dalam peresmian perdagangan perdana saham perseroan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Afat mengungkapkan, prospek bisnis perseroan saat ini cukup baik. Hal itu diindikasikan dengan adanya peningkatan optimisme konsumen hingga kini seiring dengan adanya tren penguatan yang tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen di level optimistis.

“Peningkatan keyakinan konsumen tersebut didorong oleh membaiknya persepsi terhadap kondisi perekonomian saat ini, maupun ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan,” imbuh Afat.

Perseroan yang bergerak di bidang garmen ini didirikan pada 1999. Bisnis perseroan difokuskan pada tiga lini, yaitu fesyen ritel melalui Mega Perintis dan PT Mitrelindo Global, bisnis garmen melalui PT Mega Putra Garment, dan perdagangan melalui PT Mitra Perintis Merdeka. Merek-merek dari produk fesyen ritel antara lain: Manzone, MOC dan Nike.

“Perseroan terus melakukan ekspansi dengan beberapa strategi usaha, di antaranya melakukan pemasaran yang tepat guna, pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas gerai serta mengembangkan platform e-commerce,” pungkas Afat. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →