PT DMS Propertindo Tbk Nilai Prospek Usaha Tetap Positif 2026

Oleh : Wiyanto | Jumat, 26 Juni 2026 - 17:46 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-JAKARTA — Emiten properti PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan kinerja pada 2026, termasuk percepatan realisasi proyek-proyek strategis yang diperkirakan mulai memasuki tahap awal pembangunan (groundbreaking).

Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk. Mohamad Prapanca mengatakan perseroan memandang prospek usaha pada 2026 tetap positif seiring fokus perusahaan pada penguatan fondasi bisnis dan pengembangan proyek-proyek strategis.

 

“Perseroan akan terus membangun sinergi dengan mitra straregis yang memiliki kesamaan visi guna memastikan keberhasilan implementasi rencana bisnis,” ujar Prapanca dalam Paparan Publik, Jumat (26/6/2026).

 

Menurut Mohamad Prapanca, sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan diperkirakan mulai memasuki tahap groundbreaking pada 2026 dengan periode pengembangan yang bervariasi. Perseroan optimistis langkah tersebut akan menjadi titik awal peningkatan kinerja yang lebih progresif sesuai target yang telah ditetapkan.

 

KOTA saat ini terus memastikan pengembangan proyek - proyek Kemayoran Indah Golf Jakarta, Urbanova Surabaya, Rest Area Cimanggis – Cibitung, Accola Sport Center BSD.

 

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan kawasan hunian Padjajaran City di Bandung, Jawa Barat, seluas sekitar 9,8 hektare yang merupakan bagian dari total area pengembangan sekitar 63 hektare.

 

Perseroan meyakini pengembangan proyek-proyek tersebut akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan nilai tambah dan menjaga keberlanjutan usaha sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang perusahaan.

 

Untuk mendukung ekspansi tersebut, hingga akhir 2025 KOTA telah mengantongi landbank seluas 96 ha dari 186 ha, untuk peningkatan bisnis property dan hospitality. Prapanca menilai posisi tersebut menjadi modal penting bagi realisasi proyek, monetisasi aset, dan peningkatan kontribusi bisnis  selanjutnya.

 

Sejalan dengan arah bisnis KOTA pada 2026 akan difokuskan pada percepatan pengembangan proyek, optimalisasi kinerja aset perhotelan, peningkatan pendapatan, serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih cermat.

 

“Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berharap dapat menjaga keseimbangan antara upaya ekspansi dan pengelolaan arus kas sehingga setiap peluang pertumbuhan dapat diterjemahkan menjadi nilai tambah yang berkelanjutan,” jelasnya.

 

Sepanjang 2025 KOTA membukukan pendapatan sebesar Rp122,58 miliar, melonjak 317,27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp.29,3 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh sektor property yang kembali membukukan pendapatan senilai Rp80 miliar serta peningkatan dibidang hospitality menjadi Rp42,58 miliar.

 

“Mohamad Prapanca optimistis proses perbaikan yang telah terjadi akan terus berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja keuangan yang akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan”. 

 

 

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →