Astra Financial Antisipasi Perkembangan Suku Bunga BI
INDUSTRY.co.id - Jakarta- Astra Financial akan terus mengantisipasi perkembangan kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia agar tidak mengganggu kegiatan bisnis perusahaan.
"Kita selalu mengantisipasi itu, tentu kita berharap tidak akan menjadi beban untuk pelanggan," ujar Director in Charge Astra Financial, Suparno Djasmin di Jakarta, Jumat (30/11/2018)
Ia mengatakan pihaknya tidak serta merta menaikan suku bunga kredit. Perusahaan akan mencermati terlebih dahulu apakah masih dalam batas wajar atau perlu mengambil kebijakan tertentu.
"Kita tidak serta merta men-translate ke pelanggan dengan menaikan suku bunga kredit. Salah satu hal yang bisa kita lakukan yakni dengan efisiensi penghematan sehingga kalau terjadi kenaikan tidak menjadi berat untuk pelanggan," paparnya.
Ia mengakui selama ini memang telah melakukan penyesuaian suku bunga secara bertahap, sehingga dampak ke pelanggan tidak terlalu besar.
Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 175 basis poin dalam enam bulan terakhir menjadi enam persen.
Ia optimistis pembiayaan otomotif pada 2019 mendatang masih akan terus tumbuh sesuai dengan proyeksi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
"Pembiayaan otomotif kita mengikuti proyeksi dari Gaikindo. Menurut saya, masih bisa bertumbuh tapi berapa besar kita tunggu konfirmasi dari Gaikindo," kata Suparno Djasmin yang juga Direktur PT Astra International itu.
Ia juga mengatakan bahwa pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIAAS) 2018 yang diselenggarakan pada 2-12 Agustus lalu, pihaknya mengantongi total pembiayaan sebesar Rp1,1 triliun.
Ia memaparkan, pencapaian itu didapat dari segmen jasa keuangan grup Astra, diantaranya Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, PermataBank, Federal International Finance (FIF Group), dan Astra Life.(Ant)