SCI: Kuala Tanjung Harus Jadi Pelabuhan Kelas Dunia

Oleh : Ridwan | Senin, 20 Februari 2017 - 15:38 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Supply Chan Indonesia (SCI) merekomendasikan bahwa pelabuhan kuala tanjung harus dirancang menjadi pelabuhan kelas Dunia (world class port) untuk bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pelabuhan Singapura yang dirancang menjadi pelabuhan kontainer terbesar di Dunia.

Pengembangan pelabuhan kuala tanjung harus menjadi bagian dari rencana induk (master plan) pengembangan konektivitas nasional.

"Rencana induk ini harus merupakan rencana induk yang terintegrasi dari semua kementerian atau lembaga dan para pemangku kepentingan terkait," ungkap Chairman Supply Chan Indonesia, Setiadji melalui pesan singkatnya kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta (20/2/2017).

Untuk lebih menjamin kapasitas implementasinya, rencana itu harus dipayungi dengan regulasi yang kuat dan disertai dengan peta jalan (road map) dan rencana aksi (action plan) yang terukur, termasuk dari aspek waktu.

Rencana induk itu mencakup, pemetaan jalan-jalan pelayaran beserta pelabuhan-pelabuhan pendukungnya. Semua pelabuhan harus terstandarisasi dan terintegrasi dengan sistem informasi.

Selain dengan infrastruktur dan fasilitas yang terstandarisasi, pelabuhan harus dikembangkan dengan manajemen, produktivitas, kinerja, dan pelayanan yang profesional.

"Pembangunan pelabuhan itu harus didukung dengan moda transportasi lainnya, seperti jalan raya dan rel kereta api yang terintegrasi dengan sentra-sentra produksi dan kawasan-kawasan industri," tambahnya.

Pengembangan pelabuhan kuala tanjung dan pelabuhan-pelabuhan pendukung lainnya harus mendukung pengembangan logistik berbasis komoditas secara terintegrasi.

Untuk menyeimbangkan arus barang dan pertumbuhan ekonomi antar wilayah barat dan timur Indonesia, pemerintah perlu menegaskan penetapan dan rencana pengembangan pelabuhan hub Internasional di wilayah timur Indonesia.

"Berdasarkan perpres 26/2016 tentang cetak biru pengembangan sistem logistik nasional, selain pelabuhan kuala tanjung di wilayah barat Indonesia, pelabuhan Bitung menjadi pelabuhan hub Internasional di wilayah timur," tutup Setiadji.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →