PT Bowsprit Asset Management Terbitkan DIRE Sebesar Rp2,45 Triliun

Oleh : Ridwan | Selasa, 14 Februari 2017 - 15:23 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Bowsprit Asset Management menerbitkan produk Dana Investasi Real Estate (DIRE) sebesar Rp2,45 triliun. Aksi korporasi ini upaya perseroan selaku manajer investasi yang mengkhususkan pada pengelolaan DIRE.

Penawaran umum unit penyertaan DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure senilai Rp2,45 triliun tersebut dalam rangka mendukung salah satu paket kebijakan ekonomi pemerintah.

"DIRE Bowsprit Commercial dan Infrastructure memiliki proyeksi dividend yield sebesar 8,75 persen sampai 9,00 persen per tahun dari harga IPO yang akan dibayarkan setiap tiga bulan" ungkap Direktur Utama Bowsprit, Angi Lim di Jakarta (14/2/2017).

PT Bowsprit Asset Management merupakan anak perusahaan yang 100% sahamnya dimiliki oleh PT Lippo Karawaci Tbk. Perseroan telah memiliki pengalaman dalam mengelola dua Real Estate Investment Trust (REIT) di Singapura dengan dana kelolaan kurang lebih Rp32 triliun.

Penawaran umum ini terdiri dari 24,5 miliar unit penyertaan dengan harga penawaran senilai Rp100 per unit.

Capital gain dari kenaikan harga properti yang terjadi setiap tahunnya juga dipercaya dapat memberikan kontribusi positif bagi para investor DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure.

DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure bertujuan untuk melakukan investasi pada aset real estat yang biasa digunakan untuk perkantoran, ritel, rumah sakit, pergudangan, hotel dan infrastruktur yang dapat memberikan distribusi pendapatan yang stabil dan berkesinambungan serta pertumbuhan atas pokok investasi.

Adapun dana yang dihimpun DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure sebesar Rp2,45 triliun akan digunakan untuk mengakuisisi empat gedung perkantoran dan satu distribution center (DC) yang terletak di lokasi strategis di Jakarta Selatan, Karawaci, dan Balaraja.

"Portofolio ini terdiri dari gedung perkantoran Life Tower, Berita Satu Plaza, Menara Matahari, Menara Asia dan DC Balaraja dengan total semi gross area seluas 157.000 m2" tambahnya

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →