Pekan Lalu, Indeks Harga Saham Gabungan Turun 2,77%

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 10 September 2018 - 10:44 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu turun 2,77% ke posisi 5.851,46 dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya di level 6.018,46.

Penurunan indeks tersebut diikuti oleh terpangkasnya nilai kapitalisasi pasar sebesar 2,85% menjadi Rp6.589,81 triliun pada akhir pekan lalu dibandingkan pada akhir pekan sebelumnya di posisi Rp6.783,26 triliun.

Rata-rata frekuensi transaksi harian sepanjang pekan lalu juga tergerus 2,80% menjadi 344.541 kali transaksi dibandingkan pada pekan sebelumnya sebanyak 354.462 kali transaksi.

Hal tersebut diikuti oleh penyusutan rata-rata volume transaksi harian sebesar 7,43% menjadi Rp8,51 miliar unit saham pada pekan lalu dibandingkan sebanyak 9,19 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian perdagangan BEI anjlok 10,52% menjadi Rp7,16 triliun pada pekan lalu dibandingkan posisi pada pekan sebelumnya sebesar Rp7,99 triliun.

Pada pekan lalu, investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp2,86 triliun. Sejak awal 2018 hingga akhir pekan lalu, investor asing telah mencatat penjualan saham bersih bernilai Rp53,05 triliun. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →