IHSG Ditutup Naik ke Posisi 5.392 pada Rehat Tengah Hari Ini

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 10 Februari 2017 - 12:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 20 poin, atau sekitar 0,39%, ke posisi 5.392 pada tengah hari Jumat (10/02/2017). Kenaikan IHSG pada sesi perdagangan pertama hari ini ditopang oleh kenaikan indeks sektor perkebunan. Sementara itu, indeks sektor infrastruktur hanya naik tipis 0,03% pada rehat tengah hari ini.

Saham-saham yang harganya ditransaksikan naik dan digolongkan sebagai top gainers pada rehat tengah hari ini adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya naik Rp375 menjadi Rp9.625 per unit, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang harganya menguat Rp370 ke Rp3.230 per unit dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang harganya terangkat Rp300 menjadi Rp4.680 per unit.

 

Adapun saham-saham yang mengalami penurunan harga dan termasuk dala, top losers adalah saham PT Gudang Tbk (HERO) turun Rp155 ke Rp1.100 per unit, saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) tergerus Rp150 menjadi Rp5.550 per unit dan saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) susut Rp120 menjadi Rp62.900 per unit.

Selain IHSG, berbagai indeks lainnya juga ditutup menguat pada rehat tengah hari ini. Mereka adalah Indeks LQ45 naik 3,5 poin atau 0,39% ke 897, Jakarta Islamic Index (JII) meningkat 3,5 poin atau 0,51% ke 702, indeks IDX30 menguat 2 poin atau 0,42% ke 485 dan indeks MNC36 terangkat 0,53 poin atau 0,18% menjadi 303.***

 

 

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →