Besok, Pemerintah Akan Finalisasi Pembatasan Impor

Oleh : Ridwan | Selasa, 04 September 2018 - 15:11 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah segera memfinalisasi kebijakan pembatasan impor terhadap ratusan produk atau bahan sebagai salah satu upaya untuk merespons kondisi perekonomian yang berkembang.

"Ya itu akan kami diskusikan. Finalisasinya besok. Bisa lebih bisa kurang dari 900 (produk)," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Ia mengatakan pemerintah sedang mengkaji kemampuan industri untuk melakukan substitusi bahan sebab untuk membuat pabrik di dalam negeri perlu waktu beberapa tahun.

Oleh karena itu, perlu benar-benar dipilah jenis produk termasuk bahan baku, barang antara, ataupun barang hilir yang akan dibatasi impornya.

"Industri sudah pasti kalau ada bahan baku dalam negeri pasti dibeli, ini 'working capital' maupun dari segi efisiensi," katanya.

Ia mengatakan pemerintah memang tidak akan memberikan sanksi meski jika ada industri yang belum memakai bahan baku lokal.

"Kita enggak akan berikan sanksi, karena kan namanya industri kita tidak berikan sanksi. Kalau investasi justru insentif yang didorong. Dan konten domestik, seperti otomotif ini banyak kan menguntungkan," katanya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan komoditas yang akan dibatasi impornya akan segera diumumkan besok sore atau lusa di Kementerian PMK.

"Sudah, nanti kita umumkan PMK-nya besok sore, atau Kamis," katanya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →