Kadin Desak Pemerintah Percepat Program Revitalisasi Kilang Minyak

Oleh : Ridwan | Sabtu, 04 Agustus 2018 - 16:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kebutuhan akan kilang minyak baru di Indonesia sudah sangat mendesak. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan bisa mempercepat program revitalisasi kilang. Apalagi sejak reformasi atau dalam 20 tahun terakhir tidak ada kilang baru yang beroperasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Industri Hulu dan Petrokimia Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).

"Kenapa bikin kilang satu saja susah? Sementara bikin jalan tol berhasil cukup banyak. Saya belum melihat usaha sungguh-sungguh pemerintah dalam proyek kilang ini," ungkap pria yang sering disapa AW.

Menurutnya, pembangunan kilang tidak semata-mata terkait persoalan mengolah minyak mentah menjadi bahan bakar minyak (BBM). 

"Yang tak kalah penting adalah pengembangan industri petrokimia di dalam negeri. Karena minyak, gas, dan batubara merupakan bahan baku bagi industri petrokimia," terang AW.

Ditambahkan AW, ketergantungan Indonesia terhadap impor produk petrokimia terbilang tinggi. Padahal, petrokimia merupakan pemasok bahan baku bagi sebagian besar industri di Tanah Air.

"Kalau kilang tidak berkembang, selamanya indonesia akan bergantung pada impor," katanya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta revitalisasi kilang minyak yang tengah digarap PT Pertamina (Persero) dipercepat. Dengan demikian, peningkatan target produksi dan peningkatan kapasitas bisa direalisasikan sejak tahun ini.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →