Kemkominfo Akan Terus Update Kondisi Layanan Telekomunikasi Pasca Gempa di Lombok

Oleh : Ridwan | Minggu, 29 Juli 2018 - 19:33 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pada hari Minggu, 29 Juli 2018, pukul 05.47.39 WIB, wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan M=6,4. Hingga pukul 09.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 66 gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo terbesar M=5,7 pada pukul 09.16 WIB.   

Dari hasil laporan sejumlah operator telekomunikasi mengenai kondisi jaringan telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan kondisi layanan telekomunikasi di kawasan terdampak yaitu Kecamatan Sambelia, Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Bayan. 

Operator Telkomsel dan XL Axiata melaporkan layanan komunikasi seluler dan BTS tetap bisa digunakan (ON AIR). Sementara (sebagian kecil) BTS jaringan Indosat dan H3I dilaporkan belum bisa digunakan (OFF AIR) akibat padamnya aliran listrik (namun kondisi BTS aman tidak terdampak Gempa Bumi).

(UPDATE Pkl 14:30  Dari sejumlah 140 unit BTS ada sekitar 8 unit BTS yang belum bisa digunakan (OFF AIR) karena kondisi listrik padam 1,5 jam dan sedang diupayakan bisa beroperasional lagi. Daerah yang sedang akan ditangani Kecamatan Sembalun karena menunggu izin dari aparat setempat).

Kami akan melakukan update informasi mengenai penanganan yang dilakukan untuk pemulihan jaringan telekomunikasi. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →