Ini Strategi Kementerian PUPR Sediakan Rumah untuk MBR

Oleh : Ridwan | Jumat, 03 Februari 2017 - 15:56 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan program saru juta rumah ditahun 2017, utamanya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang saat ini masih berkisar 11,4 juta unit.

Sekretaris Jenderal kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan infrastruktur merupakan modal sosial masyarakat yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, dan daya saing global. Pembangunan infrastruktur harus dapat mewujudkan 3 hak dasar rakyat yaitu sandang, pangan, dan papan.

"Dari ketiga hak dasar tersebut Indonesia sejauh ini telah mampu memenuhi kebutuhan sandang, sementara kebutuhan pangan dan papan masih menyisakan tantangan" terang Anita di Jakarta, seperti dilanisr situs Kementerian PUPR, Jumat (3/2/2017).

Dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi MBR tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten atau Kota. Hal ini sejalan dengan ketentuan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah

"Untuk menyelenggarakan pelayanan dasar Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, maka Pemerintah Provinsi dan Kabupaten atau Kota membentuk perangkat daerah yang mengurusi bidang tersebut" ungkapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota juga wajib menyelenggarakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk mendukung penyediaan rumah layak huni khususnya bagi MBR. Dengan diterapkannya PSTP diharapkan pelaksanaan pembangunan perumahan MBR dapat berjalan baik.

Program Penyediaan Perumahan khususnya bagi MBR yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi serta Kabupaten atau Kota dapat saling bersinergi dan tidak tumpang tindih, serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Dalam melaksanakan tugas di daerah agar berpegang pada budaya kerja berorientasi pada tujuan, profesionalisme, kerja tim, dan akhlakul karimah. Kami berkeyakinan bahwa dengan pelaksanaan prinsip-prinsip tersebut akan membawa hasil pembangunan perumahan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat" tambahnya.(iaf)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →