BI Janji Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Oleh : Wiyanto | Selasa, 19 Juni 2018 - 12:36 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Indonesia senantiasa berkomitmen dan fokus pada kebijakan jangka pendek BI dalam memperkuat stabilitas ekonomi, khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah.

Untuk itu, BI siap menempuh kebijakan lanjutan yang pre-emptive, front loading, dan ahead the curve dalam menghadapi perkembangan baru arah kebijakan the Fed dan ECB pada RDG 27-28 Juni 2018 yang akan datang.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa kebijakan lanjutan tersebut dapat berupa kenaikan suku bunga yg disertai dengan relaksasi kebijakan LTV untuk mendorong sektor perumahan.

"Selain itu, kebijakan intervensi ganda, likuiditas longgar, dan komunikasi yang intensif tetap dilanjutkan," katanya di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

BI, Pemerintah, dan OJK juga, sambung dia, akan terus mempererat koordinasi untuk memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan.

BI meyakini ekonomi Indonesia, khususnya pasar aset keuangan, tetap kuat dan menarik bagi investor, termasuk investor asing.

" Dengan investasi yang terjaga, stabilitas ekonomi juga diharapkan tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi akan meningkat," katanya

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →