Bursa Efek Indonesia Luncurkan Capital Market Internship Program 2018

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 18 Mei 2018 - 12:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta seluruh anak usaha meluncurkan Capital Market Internship Program (CMIP) 2018.

Program tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan lulusan anyar sarjana dan pasca sarjana untuk belajar dan lebih mengenal pasar modal Indonesia melalui program magang.

Periode program magang ini lamanya tiga bulan di tiga lembaga penyelenggara pasar modal yaitu BEI, KPEI dan KSEI serta anak usahanya dan berbagai perusahaan sekuritas. Program magang ini bertujuan agar peserta dapat memiliki kesempatan untuk memiliki jaringan profesional.

Di samping itu, peserta program juga dapat memperoleh pengalaman dan mengetahui lebih jelas tentang dunia kerja profesional di pasar modal. Pasalnya, para peserta yang mengikuti program ini akan diberikan edukasi, pengenalan proses bisnis dan pengenalan dunia kerja profesional di pasar modal.

CMIP 2018 ini diselenggarakan di Main Hall BEI sejak Jumat (18/05/2018) hingga Sabtu (19/05/2018), mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Masyarakat umum yang ingin mengikuti program ini tidak dipungut biaya dan dalam acara ini akan diadakan Exhibition Booth dari BEI, KPEI, KSEI serta anak-anak usahanya dan berbagai perusahaan sekuritas, seminar yang terkait dengan karir serta presentasi perusahaan. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →