Kombinasi Inovasi dan Teknologi, MM Galleri Siap Melaju di Pasar Bebas Asia
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menghadapi pasar terbuka ASEAN, MM Galleri memantapkan diri untuk menjadi pemain utama di Indonesia dengan memadukan dua unsur utama artistik tapi fungsional, fungsional tapi sekaligus juga artistik. Unsur artistik untuk menguatkan unique preposition MM Galleri yang mengemas batu bukan saja sebagai bahan mentah natural.
Batu tidak lagi semata dijual lembaran atau dipotong dengan ukuran seragam untuk memenuhi kemauan customer, tapi direkayasa dengan teknologi menjadi karya seni. Dipotong setebal 8mm dari balok, dikuatkan wajah alaminya, dilubangi dengan water-jet, ditipiskan, dan teknik-teknik lain yang dikembangkan secara serius dan khusus, bahkan dilengkungkan.
“Secara teknologi dan desain, mungkin Itali dan negara Eropa dikenal lebih memiliki kelebihan, tapi produk kami jauh lebih punya daya saing secara komoditi karena masih banyaknya tenaga kerja, sehingga kita bisa menghasilkan produk dengan kualitas sama baik, massal, dengan harga yang jauh lebih bersahabat, dengan satu-satunya teknologi melengkungkan marmer pertama di dunia,” ujar Peter Tjioe, CEO MM Galleri Group.
Peter juga mengungkapkan, MM Galleri tidak lagi mengikuti pasar, tidak lagi mengikuti demand dari pasar. Sejak lama kami memutuskan untuk menciptakan tren.
“Pasar kadang tidak paham bahwa batu alam sudah tidak lagi waktunya dianggap kaku dan serba terbatas, yang cuma keras-berat-masif, karena dengan inovasi teknologi yang kami terus perbarui dari waktu ke waktu batu sudah meninggalkan keterbatasannya. Yang kita tawarkan adalah kebaruan dan fleksibilitas batu, tanpa meninggalkan kelebihan alaminya; kekuatan, ketahanan terhadap panas dan cuaca, juga kekayaan tekstur dan warna”, tambahnya lagi.
Untuk itu, MM Galleri dengan yakin membawa produk Lapitec ini ke pasar Asia Tenggara umumnya dan khususnya Indonesia. Lapitec merupakan revolusi tehnologi tertinggi di sector batu buatan manusia (manmade stone) yang sudah dilevel yang berbeda dengan pesaingnya di pasaran.
Mendeklarasikan diri sebagai full bodied sintered stone, dengan maksud satu-satunya produk yang menggunakan tehnologi sintesa tanpa adanya penambahan adhesive maupun coloring agent, Lapitec yakin untuk dapat mendukung setiap fungsional yang diharapkan. Penggunaan eksternal maupun internal tidak lagi menjadi hambatan bagi Lapitec yang memiliki keunggulan stain resistance, stratch resistance, dan UV resistance ini. Hadir dengan ragam warna dan pola yang variatif, ukuran lembaran yang besar, serta tekstur yang cukup beragam, Lapitec mengundang setiap insan desain, baik produk maupun arsitektur untuk mengaplikasikannya.
Tidak cuma itu, MM Galleri sangat berbahagia dan yakin akan mengembangkan sayapnya dengan support penuh Lapitec di pasar Asia Tenggara, “sudah ngga lagi jamannya cuma jadi pemenang di kandang sendiri, kita harus bangga dan yakin dong produk kita pasti merajai pasar.” Kata Peter S.Tjioe.