20 Tahun Reformasi, Ini Jurus Menteri Jonan Jalankan Demokrasi Sektor Pertambangan

Oleh : Hariyanto | Minggu, 06 Mei 2018 - 20:18 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta -  Memaknai usia ke-20 tahun lahirnya reformasi yang jatuh pada tanggal 21 Mei 2018, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan punya jurus khusus dalam menjalankan nilai-nilai demokrasi di Indonesia terutama di subsektor pertambangan.

Jonan menguraikan, keterlibatan masyarakat lokal setempat dalam kegiatan pertambangan. "Semua kegiatan pertambangan, kami minta untuk tidak melupakan masyarakat di sekitar pertambangan" jelas Jonan di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Hal ini dilakukan Jonan agar masyarakat setempat memiliki rasa kepemilikan (sense of ownership) terhadap kegiatan pertambangan. Jonan tidak mau masyarakat setempat tidak merasakan kebermanfaatan atas kegiatan yang berada di wilayah mereka. "Kalau sense of ownership nya ada itu semestinya proses demokrasinya berjalan," imbuh Jonan.

Freeport, misalnya. Jonan menegaskan, perusahaan tersebut harus menyesuaikan perkembangan zaman dengan tidak melakukan kegiatan pertambangan yang eksklusif. "Platform politik dan platform sosial masyarakat Indonesia sudah berubah," jelas Jonan.

Pelaku usaha pertambangan semestinya tidak sepihak dalam menetukan keputusan usaha. Untuk itu, perusahaan pertambangan harus melibatkan para pekerja hingga masyarakat sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. 

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →