Bank Sinarmas Luncurkan Kartu Debit Berlogo GPN

Oleh : Herry Barus | Kamis, 03 Mei 2018 - 07:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Perseroan Terbatas Bank Sinarmas Tbk meluncurkan kartu debit yang dilengkapi logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan menggunakan teknologi chip.

Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo di Jakarta, Rabu (2/5/2018) mengatakan bahwa peluncuran kartu debit berlogo GPN tersebut sebagai bentuk komitmen bank kepada pemerintah dalam mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional.

Selain itu, lanjut Frenky, peluncuran kartu debit berlogo GPN juga untuk mewujudkan terciptanya efisiensi sistem pembayaran, meningkatkan keamanan, dan memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional.

"Kami terus mendukung program pemerintah. Kartu kami sudah menggunakan chip dan menggunakan PIN enam digit," ujar Frenky.

Pada tahun ini, Bank Sinarmas menargetkan 200.000 kartu debit Bank Sinarmas berlogo GPN dapat disalurkan kepada nasabah.

Dengan adanya kartu debit berlogo GPN, menurut dia, dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi nasabah, tetapi juga kepada pelaku industri dan merchant atau toko.

Kartu debit Bank Sinarmas berlogo GPN sendiri dikhususkan bagi transaksi dalam negeri. Bank Sinarmas pun telah mempersiapkan infrastruktur kartu tersebut untuk transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan electronic data Capture (EDC).

Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan GPN Bank Indonesia Pungky Purnomo Wibowo mengapresiasi Bank Sinarmas yang telah meluncurkan kartu debit berlogo GPN.

"Sistem pembayaran dengan seluruh transaksi debit di seluruh Indonesia, ini suatu kemajuan. Kami ucapkan selamat telah meluncurkan kartu GPN ini," ujar Pungky.

Pungky mengatakan bahwa pertumbuhan kartu debit nasional per pekan lalu minggu lalu telah mencapai 170 juta kartu debit. Hingga Rabu, bertambah menjadi 173 juta kartu debit, atau meningkat dari data pada tahun lalu sebanyak 100 jutaan kartu.

"Financial inclusion baru saja mengumumkan sudah mencapai 48,9 persen, naik lebih dari 30 persen lebih. Bakal mencapai 75 persen pada tahun 2019 sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, saya harap sinarmas ikut dukung ini," kata Pungky.