Saksikan Ekspor Perdana Xpander, Menperin: Ini Capaian yang Membanggakan

Oleh : Ridwan | Rabu, 25 April 2018 - 12:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) hari ini, Rabu (24/4/2018) telah berhasil melalukan ekspor perdana kendaraan jenis Low MPV bergaya SUV, Mitsubishi Xpander. 

Acara ceremony ekspor perdana Xpander disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta Chief Executive Mitsubishi Motors, Osamu Masuko di IPC Terminal Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. 

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hari ini, tepat 1 (satu) tahun yang lalu yaitu pada tanggal 25 April 2017, Bapak Presiden meresmikan MMKI dengan total Investasi sebesar Rp7,1 triliun, dengan kapasitas produksi sebesar 160 ribu unit/tahun dan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja, serta ditargetkan akan menjadi pabrik Mitsubishi terbesar di ASEAN yang berbasis ekspor. 

"Sekali lagi ini merupakan prestasi tersendiri yang perlu kita apresiasi," ujar Menperin. 

Ia menambahkan, untuk ekspor perdana Xpander kali ini akan menuju berbagai negara diantaranya, Filipina, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, Mesir dan Bolivia dengan target ekspor awal sebesar 30.000 unit/tahun, atau sekitar 12,5% total produksi MMKI ditargetkan untuk produk ekspor. 

"Dalam memproduksi mobil Xpander, MMKI telah mengikutsertakan sekitar 120 industri komponen dalam negeri dengan tingkat kandungan lokal diperkirakan sekitar 65% yang kami harapkan dapat terus ditingkatkan," terangnya. 

Menurutnya, hal ini tentu merupakan sebuah capaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional maupun kita semua.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, total ekspor kendaraan bermotor di tahun 2017 mengalami peningkatan hampir 20% yaitu 231 ribu unit dalam bentuk CBU. Sedangkan ekspor dalam bentuk komponen mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu naik 1200% dari tahun 2016, yaitu sebesar 81 juta pieces komponen. 

Adapun negara-negara tujuan ekspor meliputi hampir seluruh negara anggota ASEAN, Timur Tengah seperti Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Oman, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab. 

Selanjutnya, Asia Tengah seperti Bangladesh dan India, dan Afrika seperti Maroko, Afrika Selatan, serta Amerika Latin yaitu Ekuador, Meksiko, Peru, Bolivia, dan lain-lain.

"Kita berharap, dengan adanya ekspor mobil Xpander ini, dapat menjadi pemicu bagi industri kendaraan bermotor lainnya untuk meningkatkan ekspornya," tutur Airlangga.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →