Ketum Apindo Minta Arahan Pemerintah Terkait Kesiapan Pengusaha Masuki Era Industri 4.0

Oleh : Ridwan | Selasa, 24 April 2018 - 12:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asisiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kembali menyelenggarakan Musayawarah Nasional (Munas) ke-10 sebagai forum menyuarakan aspirasi dan harapan kalangan dunia usaha kepada pemerintah. 

Dalam sambutannya, Ketua Apindo Haryadi B.  Sukamdani mengapresiasi kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

"Kami sangat apresiasi kinerja pemerintah saat ini meskipun tidak sangat tinggi dalam tiga tahun kepemimpinannya," ujar Haryadi saat membuka Munas Apindo di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Ia menambahkan, dunia usaha saat ini mencermati masih adanya kegaduhan yang berdampak pada perekonomian nasional menjelang tahun pokitik. 

Oleh karena itu, Haryadi berharap di tahun politik para pengusaha mendapatkan teladan kepemimpinan yang nyata bekerja bagi bangsa dan kepemimpinan yang jauh dari pencitraan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian. 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dalam Munas Apindo ke-10, dunia usaha ingin mendengarkan arahan pemerintah atas kesiapan Indonesia menghadapi tantangan industri terutama di era industri 4.0. Mengingat masih banyak yang belum paham terkait fokus industri yang menjadi prioritas bagi aktivitas perekonomian. 

"Arahan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla diharapkan juga membahas mengenai implikasi terhadap pola relasi pengusaha dengan pekerja yang secara alamiah mengalami perubahan pada generasi milenial saat ini," katanya. 

Menurutnya, sinergi kebijakan antar pemerintah dan lembaga yang disertai dengan fokus dukungan anggaran bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi sangat penting untuk dilakukan dalam menjawab tantangan industri era 4.0.

"Selain itu, sinergi antar pemerintah pusat dengan daerah juga diyakini menjadi salah satu penentu keberhasilan pengembangan SDM di era 4.0," tutur Haryadi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →