Inacract 2018, 10 Artis Kenakan Baju Berbahan Baku Biji Kapas

Oleh : Ridwan | Kamis, 19 April 2018 - 09:18 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pameran produk kerajinan International Handicraft Trade Fair atau Inacraft akan digelar pada akhir bulan April 2018.

Inacraft 2018 akan berlangsung pada 25 sampai 29 April 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Pameran tersebut mengedepankan produk-produk lokal yang berpotensi untuk ekspor.

Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi), Thamrin Bustami mengatakan, pada pameran kali ini akan ada 600 pembeli dari luar negeri. Pameran tersebut diikuti oleh 1.400 peserta yang mayoritas dari dalam negeri.

"Ada tujuh kategori yang dipamerkan yakni kayu, tekstil, logam, serat alam, kemudian kategori perhiasan," ucap Thamrin usai bertemu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta (18/4/2018).

Ia menambahkan, pada pameran Inacraft kali ini akan ada peserta dari Jepang, Pakistan, Korea Selatan dan India. Namun, kata Thamrin, para peserta lokal lebih banyak, karena memang pameran ini mengedepankan produk lokal.

"Ini nantinya banyak produk-produk industri kecil menengah asli Indonesia," ucap dia.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menuturkan, pameran ini juga bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Nantinya ada 10 artis Indonesia yang mengenakan pakaian berbahan baku baru dari Jepang. Adapun bahan bakunya berasal dari biji kapas, kemudian dilelehkan untuk dijadikan serat.

"Itu menggunakan teknologi Jepang dan akan dipamerkan di stan Jepang. Kalau biji kapasnya dari Indonesia banyak," kata Gati.

Dia memperkirakan pameran ini bisa meraup omzet miliaran rupiah. Pada tahun lalu saja, hasil penjualannya mencapai Rp137 miliar. Targetnya, tahun ini lebih dari itu.

"Kalau targetnya sih saya tidak tahu karena bukan EO (event organizer)-nya. Mungkin diharapkan sekarang Rp140 miliar lebih," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →