Menperin Siap Bantu Pasarkan Produk Unggulan Narapidana Lewat e-Commerce

Oleh : Ridwan | Selasa, 03 April 2018 - 16:50 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penumbuhan wirausaha baru khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM) di lingkungan lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, lapas bukan tempat yang membelenggu, tetapi jutsru bisa meningkatkan karakter dan kepribadian.

"Apabila narapidana ini dibina dengan baik, maka akan memberikan sesuatu yang positif untuk bangsa ini," ujar Airlangga saat membuka acara pameran 'Produk Unggulan Narapidana' di Plasa Industri Kemenperin, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga mengapresiasi upaya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam membina para narapidana untuk membuat produk-produk unggulan.

Sebagai kontribusi, kata Airlangga, Kementerian Perindustrian akan mendukung produk hasil karya para narapidana ini untuk segi pemasaran.

"Kementerian Perindustrian sudah membantu beberapa lapas. Kami memasarkan ke beberapa pameran industri, dan pasar lain adalah pasar online, pasar digital," ujar dia.

Lebih lanjut, ia menuturkan, pihaknya saat ini sudah kerjasama dengan seluruh e-commerce di dalam negeri.

"Kami sudah memberikan pelatihan kepada para e-commerce. Nanti tinggal di-connect dengan produk-produk lapas supaya produksi berkelanjutan," ucap dia.

Salah satu produk unggulan lapas yang sudah siap di pasar e-commerce adalah 'Jail Pen'. Produsen yang sebagian pekerjanya mantan narapidana itu akan terus berproduksi.

"Kita akan terus bantu memasarkan produk unggulan tersebut, baik online maupun offline. Kita juga akan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk pasar ekspornya," tutur Menperin.

Pameran produk unggulan narapidana dipamerkan selama tiga hari mulai dari tanggal 3-6 April 2018 di Plasa Industri Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Pameran ini setiap harinya digelar dari pukul 9.00 sampai 17.00 WIB. Pameran diikuti 33 peserta dari seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) dan Divisi Lembaga Pemasyarakatan.