Investor Timur Tengah Incar Bank Muamalat
INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Muamalat sampai saat ini masih terus berjuang untuk mendapatkan pemodal baru. Sebabanya pemodal lama tidak bisa lagi menyuntikan lagi dananya karena terbentur aturan yang berlaku di Islamic Development Bank (IDB).
Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, menyebutkan, sebagai regulator tetap memfasilitasi kepentingan Bank Muamalat guna mendapatkan 'jodoh'-nya.
"Memang proses baru berjalan. Kita fasilitasi kalau ada partner baru bicara dengan pemilik lama. Kalau ada minat ya bicara dulu. Kalau cocok pasti akan datang ke kita," kata dia di Jakarta, Kamis (29/3/2018).
Posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio permodalan Bank Muamalat tercatat 11,58% per September 2017. Sementara, likuiditas Bank Muamalat yang ditunjukkan oleh Financing to Deposit Ratio (FDR) tercatat sebesar 86,14% atau membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 96,47%.
Oleh karena itu, lanjut dia, OJK menanti hasil 'taaruf' Bank Muamalat dengan calon pembelianya selesai. Pihaknya tidak bisa memaksa calon tertentu harus mau. Setidaknya ada calon dari Timur Tengah juga yang mengintai Bank Muamalat.
"Ada beberapa calon investor deketin pemilik lama, sebelum sepakat saya belum bisa dahului," katanya.