BEI Resmikan Galeri Investasi Emiten Pertama di Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 15 Maret 2018 - 09:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Cimahi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Galeri Investasi Emiten pertama di Indonesia yang berlokasi di Auditorium Gedung Showroom PT Chitose Internasional Tbk, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, padaRabu (14/03/2018).

Pendirian Galeri Investasi Emiten PT Chitose Internasional Tbk itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat umum, terutama para karyawan berbagai perusahaan tercatat, terhadap pasar modal.

Peresmian Galeri Investasi Emiten tersebut dilaksanakan oleh Nicky Hoga, Direktur BEI, bersama-sama Dedie Suherlan, Direktur Utama PT Chitose Inteernasional Tbk serta Anita, Direktur Utama PT Reliance Sekuritas.

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Mohamad Arifin yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat merangkap Plt Kepala Biro Sarana Perekonomian, Investasi dan BUMD.

Disamping itu, Tjandra Nyata Kusuma, Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat dan Ngatiyana, Wakil Walikota Cimahi turut menghadiri acara peresmian tersebut.

Acara peresmian Galeri Investasi BEI yang ke-348 yang juga merupakan Galeri Investasi Emiten BEI pertama di Indonesia tersebut diikuti oleh Penandatanganan Piagam Kerjasama serta prosesi pertukaran cindera mata antara BEI dengan PT Chitose Internasional Tbk dan Reliance Sekuritas.

Kedepan, Galeri Investasi Emiten tersebut akan dialokasikan di lobby atas Gedung Ruang Pamer PT Chitose Internasional Tbk. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →