Stabilitas Positif Ekonomi Domestik Diprediksi Bakal Topang IHSG Hari Ini

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 12 Maret 2018 - 09:26 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal cenderung menguat karena ditopang oleh fundamental ekonomi domestik yang cukup positif dan relatif stabil.

“Penguatan IHSG pada perdagangan hari ini tampaknya bakal ditopang oleh data inflasi yang cukup stabil serta tingginya minat para investor untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Karena itu, IHSG pada awal pekan ini berpeluang menguat,” ujar William Surya Wijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Senin (12/03/2018).

Wiliam mengemukakan, pasar saat ini berharap adanya aliran dan ayang masuk ke dalam pasar modal Indonesia sehingga dapat kembali mendukung kenaikan IHSG. Pergerakan IHSG hari ini juga bakal ditopang oleh sentimen positif data penjualan sepeda motor dan pertumbuhan kredit perbankan.

“IHSG saat ini memiliki titik support terdekat di posisi 6.345 dengan target titik resistensi terdekat di posisi 6.578,” tukas William.

Karena itu, demikian William, dengan adanya peluang kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini, maka para pelaku pasar dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka untuk melanjutkan perdagangan BEI.

William menyarankan para pelaku pasar agar mencermati saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

“Bahkan saham-saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Wika Beton Tbk (WTON), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) juga jangan lupa untuk diperhatikan pergerakan harganya,” pungkas William. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →