Megabuild 2018 Bisa Jadi Referensi Perkembangan Teknologi dan Material Desain Interior

Oleh : Hariyanto | Rabu, 07 Maret 2018 - 12:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Desain bangunan adalah seni yang terus berevolusi sesuai visi penghuni maupun arsitek itu sendiri. Sebuah bangunan harus berfungsi dengan baik dan aman, dan elemen lainnya seperti desain, fitur teknologi keamanan dan ramah lingkungan menjadi faktor pendukung yang digemari. 

Miilenials yang saat ini menjadi perhatian pasar properti dapat menjadikan pameran tahunan Megabuild Indonesia 2018 ini  sebagai referensi untuk mendapatkan pengalaman baru di bidang desain.

Saat ini desain interior mengikuti konsep dan fungsi bangunan, misalnya interior untuk hotel, bandara, rumah sakit atau kantor akan berbeda tetapi harus sesuai fungsinya dan memiliki karakter desain yang kuat. 

"Megabuild 2018 adalah ajang yang tepat bagi pelaku interior desain untuk mencari tahu tentang perkembangan teknologi, desain, serta material yang dapat diaplikasi ketika membuat sebuah rancangan," kata Ketua Himpunan Desain Interior Indonesia, Lea Aziz di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Konektivitas pada teknologi adalah salah satu faktor utama ketika membuat desain ruangan, selain faktor keamanan seperti pemilihan bahan yang aman dan ramah lingkungan. 

Gaya eklektik seperti modern art deco sampai saat ini masih mendominasi, dan seringkali menggunakan baja ringan, perunggu sebagai bagian dari desainnya. 

"Ibarat sebuah 'perpustakaan', pameran adalah jendela dunia untuk melihat karya nyata, membuka wawasan sehingga selalu berfikir dinamis dan bisa menggabungan seluruh elemen," kata Lea.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →