BKPM Promosikan Investasi Pariwisata-Gaya Hidup RIF 2018

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Maret 2018 - 10:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan mempromosikan investasi di sektor pariwisata dan gaya hidup dalam gelaran Regional Investment Forum (RIF) yang digelar di Yogyakarta 14 Maret 2018.

"Regional Investment Forum meneruskan tema pariwisata dan industri gaya hidup juga ekonomi kreatif," kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (6/3/2018)

Thomas menjelaskan peluang investasi di sektor gaya hidup dan pariwisata sangat besar. Terlebih pariwisata menjadi sektor investasi dengan pertumbuhan yang paling menjanjikan dan menyentuh hingga ke level paling bawah masyarakat.

BKPM juga mencatat performa sektor pariwisata terus meningkat dilihat dari realisasi investasi di sektor tersebut yang tumbuh rata-rata 20 persen per tahun.

Khusus pada 2017, sektor tersebut bahkan tumbuh hingga 31 persen atau menyentuh angka 1,7 miliar dolar AS.

Mantan Menteri Perdagangan itu mengatakan pertumbuhan investasi pariwisata yang tinggi merupakan hasil dari program infrastruktur yang diusung Presiden Jokowi.

"Program infrastruktur Pak Presiden yang 'upgrade' bandara dua-tiga tahun terakhir juga membuka peluang begitu banyak penerbangan ke satu lokasi wisata," katanya kepada awak media

Pembangunan infrastruktur tidak hanya secara fisik tapi juga berupa perluasan jaringan telekomunikasi juga berperan dalam pengembangan investasi pariwisata.

Kegiatan RIF 2018 akan menghadirkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityazwara dan Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik.

RIF 2018 merupakan bagian dari kegiatan "Voyage to Indonesia 2018" menuju perhelatan akbar Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua Bali, Oktober mendatang.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →