Pernyataan IEA Topang Kenaikan Harga Minyak Mentah Global Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 06 Maret 2018 - 15:27 WIB

INDUSTRY.co.id - Paris – International Energy Agency (IEA), atau Badan Energi Internasional, mengungkapkan, permintaan minyak global bakal melonjak 6,9 juta barel menjadi 104,7 juta barel per hari pada 2023 mendatang.

Pernyataan IEA tersebut direspon secara positif oleh para pelaku pasar di pasar minyak mentah berjangka dunia sehingga harga minyak mentah mengalami rebound pada akhir perdagangan Senin (05/03/2018).

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman April 2018 naik US$1,32 menjadi US$62,57 per barel di New York Mercantile Exchange (NYMEX). Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman Mei 2018 meningkat US$1,17 menjadi US$65,54 per barel di London ICE Futures Exchange.

Menurut IEA, lonjakan permintaan minyak mentah global pada 2023 tersebut dipicu oleh pertumbuhan ekonomi berbagai negara di Asia serta kebangkitan kembali industri petrokimia di Amerika Serikat (AS).

Kendati demikian, peningkatan produksi minyak mentah AS, Brasil, Kanada, dan Norwegia masih dapat memenuhi pasokan minyak mentah global hingga 2020. Tetapi hal itu masih membutuhkan investasi yang lebih tinggi untuk mendorong peningkatan produksi tersebut.

Menurut sebuah laporan tahunan IEA, kapasitas produksi minyak global diprediksi tumbuh sebanyak 6,4 juta barel menjadi 107 juta barel per hari pada 2023. Akan tetapi, produksi minyak AS diperkirakan bakal mencapai 17 juta barel per hari pada 2023. (Abraham Sihombing)