Pacu Pertumbuhan Sektor IKTA, Menperin Gelar Breakfast Meeting Bersama Para Pelaku Industri

Oleh : Ridwan | Senin, 19 Februari 2018 - 07:10 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dalam rangka mendukung dan mendorong pertumbuhan industri kimia, tekstil, dan aneka (IKTA), Kementerian Perindustrian akan menyelenggarakan Breakfast Meeting.

Acara yang akan dibuka secara langsung oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama para pelakh industri Kimia, Tekstil, dan Aneka akan diseleggarakan di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Sebelumnya, Menperin menyatakan, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait terus bersinergi untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik investasi di sektor industri, antara lain melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif dan kepastian hukum, penggunaan teknologi terkini untuk mendorong peningkatan mutu, efisiensi dan produktivitas, serta pemberian fasilitas berupa insentif fiskal.

Selanjutnya, didukung dengan ketersediaan bahan baku, harga energi yang kompetitif, sumber daya manusia (SDM) kompeten, serta kemudahan akses pasar dan pembiayaan.

"Pertumbuhan konsumsi juga perlu dijaga dan kembali ditingkatkan agar permintaan terhadap produk-produk industri semakin meningkat," tutur Airlangga.

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian menargetkan nilai investasi di sektor industri kimia, tekstil, dan aneka (IKTA) pada tahun 2018 akan mencapai Rp117 triliun atau naik dari realisasi tahun 2017 yang diperkirakan menembus angka Rp94 triliun.

Proyeksi penanaman modal dari sektor IKTA tahun ini bakal menyumbang sekitar 33 persen terhadap target investasi secara keseluruhan pada kelompok manufaktur nasional sebanyak Rp352 triliun.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →