Tahun Ini Pertumbuhan Bank Syariah Membaik
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Tak hanya bank konvensional, bank syariah pun diperkirakan akan mengalami pertumbuhan positif di tahun 2018 ini.
Seperti disampaikan Presiden Direktur Karim Consilting Indonesia (KCI) Adiwarman Karim dalam paparan Proyeksi Perbankan Syariah 2018.
Setelah mengalami masa sulit periode 2015-2017, tahun 2018 akan menjadi titik tolak bagi perbankan syariah untuk tumbuh lebih baik.
Pertumbuhan positif tersebut menurut Adiwarman juga berharap dari dorongan dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) antara lain inisiasi pembentukan bank BUMN syariah besar, integrasi zakat, pengembangan gaya hidup halal yang berdampak pada perbankan syariah.
Dan pengembangan peran wakaf melalui lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) 'Bank Wakaf'.
Sementara untuk rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) perbankan syariah pun diprediksi membaik.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan dapat menurun di 2018 dengan alasan perbankan syariah sudah mulai berbenah di tahun 2017.
Meski periode sebelumnya membaik, namun NPF bank syariah tercatat lebih tinggi dibandingkan bank konvensional.
OJK mencatat NPF gross bank syariah per Oktober 2017 mencapai 4,12 %sementara perbankan konvensional 2,96 % pada periode yang sama.
Di sisi lain, Sekjen Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Achmad K Permana melihat 2018 bukan tahun yang bagus bagi perbankan syariah untuk tumbuh agresif.
Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah masih di kisaran lima persen dan ditambah dengan tahun 2018 yang sudah menjelang tahun politik.
Menurut Achmad belum tepat untuk bank syariah bergerak agresif meski tidak juga menahan diri.
Masih menurut Achmad, jika pertumbuhan perbankan syariah pada 2018 bisa sama dengan 2017 saja sudah bagus.