Pemerintah Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Subsidi Uang Muka KPR

Oleh : Ridwan | Kamis, 12 Januari 2017 - 22:46 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Anggaran sebesar Rp2,2 triliun disiapkan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merealisasikan subsidi bantuan uang muka (SBUM) kredit pemilikan rumah (KPR) di 2017.

Kementerian PUPR menargetkan setidaknya tahun ini dapat digunakan untuk uang muka pembelian 550 ribu unit rumah oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Target SBUM itu sesuai dengan rencana kerja pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Peruhaman Kementerian PUPR, Maurin Sitorus, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Perbankan yang ingin menjadi pelaksana SBUM harus memenuhi sejumlah persyaratan, baik untuk bank umum konvensional ataupun bank umum syariah. Diantaranya harus mengajukan surat penyataan minat menjadi bank pelaksana kepada Direkorat Jenderal Kementerian PUPR.

Program pembiayaan perumahan lainnya yang sudah dilaksanakan pada 2016 lalu akan terus dilanjutkan tahun ini. Adapun program pembiayaan perumahan tahun ini meliputi Program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, Subsidi Selisih Bunga, Bantuan Uang Muka, dan juga program baru yaitu Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →