Silaturahmi ke Menperin Airlangga, Kadin Indonesia Tiongkok Bahas Industri Furnitur dan Kerajinan Rotan
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menerima kunjungan Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Hasan Kosasih di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (14/2/2018).
"Kedatangan KIKT kali ini dalam rangka membicarakan perkembangan industri furniture dan kerajinan rotan," ujar Airlangga.
Seperti diketahui, pada November 2017, Indonesia telah melakukan promosi investasi ke pusat industri furniture di Tiongkok.
"Saat ini Tiongkok sedang melakukan penjajakan rencana investasi di Indonesia, yaitu di Palu dan Cirebon," terangnya.
Menperin berharap penjajakan ini dapat berlanjut ke arah yang positif untuk industri pengolahan rotan dalam negeri.
Sebelumnya, Dirjen Industri Agro Kemenperin, Panggah Susanto mengatakan, industri furnitur harus menjadi sektor kebanggaan nasional karena memiliki kekuatan untuk kompetitif di tingkat global. Apalagi, mayoritas atau hampir 85 persen bahan bakunya seperti rotan dipasok dari dalam negeri.
"Oleh karena itu, agar industri ini maju, tidak perlu melakukan ekspor bahan baku. Kami fokus untuk meningkatkan nilai tambahnya melalui program hilirisasi," tuturnya.
Kemenperin mencatat, penyerapan tenaga kerja di industri furnitur nasional sebanyak 101.346 orang pada tahun 2016 dan diproyeksi akan mencapai 202.692 orang tahun 2018.
Sementara itu, nilai ekspor furnitur nasional sebesar USD1,7 miliar dan dalam dua tahun ke depan ditargetkan mencapai USD5 miliar. Tujuan utama ekspor furnitur Indonesia adalah pasar Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa Barat.