Reksadana Saham Punya Profil Risiko Agresif

Oleh : Wiyanto | Selasa, 06 Februari 2018 - 14:18 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Masyarakat yang terbiasa berinvestasi di pasar keuangan ditantang untuk menanamkan dananya pada profil yang berisiko agresif.

Bambang Simarno, Executive Director dan Head, Wealth Managemen Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan investasi profil risiko agresif didasari pemahaman atas dasar pasar ekonomi global, regional dan nasional.

"Stancart keluarkan produk wealth managemen yang baru, produk reksadana saham yang dipilih dari LQ45," kata dia di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Ia menjelaskan reksadana strategi indeks ini katanya dalam lima tahun terakhir per Desember 2017. Padahal rekdana pada umumnya sulit mengalahkan indeks acuannya sendiri.

"IDX30 yang dijadikan acuan memberikan imbal hasil yang lebih optimum dibandingkan indeks lainnya," katanya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →