IHSG Diperkirakan Bakal Lanjutkan Kenaikan pada Perdagangan Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 29 Januari 2018 - 08:57 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – William Suryawijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, berpendapat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal melanjutkan kenaikannya untuk kembali mencetak rekor tertinggi baru menjelasn akhir Januari 2018.

“Jelang memasuki pekan terakhir bulan pertama 2018 ini, IHSG masih terpantau untuk terus menguat agar dapat kembali meraih titik tertinggi baru sepanjang masa,” ujar William di Jakarta, Senin (29/01/2018).

William menegaskan, potensi kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini ditopang oleh tingginya minat investor untuk berinvestasi di bursa saham domestik. Pasalnya, pasar modal Indonesia saat ini masih ditunjang oleh kondisi fundamental perekonomian yang cukup kuat.

William mengemukakan, titik support IHSG saat ini berada di posisi 6.548 dengan titik resistensinya di posisi 6.703. Sementara itu, IHSG pada perdagangan hari ini akan terus berpotensi bergerak di zona hijau.

Karena itu, demikian William, para pelaku pasar dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka, diantaranya saham-saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

“Disamping itu, mereka juga harus mencermati saham-saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI),” pungkas William. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →